Eps 144 - Tangis Histeris Angel




Yudha dan Rangga bersedih karena kepergian mamanya (tante Natasya), terutama sangat sedih ternyata mamanya tidak benar-benar menyayanginya (walaupun sebenarnya tante Natasya harus melakukan hal tersebut karena adanya surat rahasia yang selalu disimpannya), namun hati Yudha dan Rangga terhibur karena papanya (om Darma) menyanyangi mereka.
Rangga merasa kini hanya sendirian, mamanya yang sangat disayanginya telah pergi, dan hanya tinggal Yudha dan Om Darma, namun Rangga salah, seluruh sahabat juga menyayangi Rangga dan Yudha, mereka berkumpul untuk saling menyayangi sebagai sahabat, juga ada Tara, Om Darma sudah tidak mengharapkan lagi Tante Natasya, cincin pernikahan dibuangnya di tempat sampah.
Ajeng masih terus menghibur Yudha, karena Ajeng yakin tante Natasya punya alasan lain mengapa melakukan hal itu, Yudha tidak ingin Ajeng menyebut-nyebut mamanya lagi, dan mamanya itu berbeda dengan Ajeng, Yudha membencinya, tapi Ajeng tahu Yudha tidak akan benar-benar membencinya, karena di dalam hatinya masih terus berharap mamanya.






















Tante Jessica lagi bergembira membawa kue dari Paris, tapi sial karena main nyelonong saja tidak ngeliat ada Abal lagi naik sepeda sehingga kue itu terpental masuk ke kolam, tapi memang dasar Tante Jessica, kesalahan dilimpahakan ke Abel kecil, ini tentu saja membuat Fathir yang tiba-tiba muncul jadi membela Abel, tapi Tante Jessica masih terus marah, malamnya karena bersalah Abel membuat kue untuk tante Jessica, Fathir gembira melihat Abel, dan membantu membuat kue, tapi apa yang terjadi tante Jessica malah menghina sehingga membuat Abel menangis pergi, Fathir marah sekali melihat kelakuan pada Abel, Tante Jessic mengembalikan kue dari Abel dan sengaja menjatuhkan, saat itu Vitha datang, dan yang terjadi tante Jessica menyalahkan Fathir, Vhita langsung menarik Fathir.

Vitha marah sama Fathir yang masih saja egois, tapi kini Fathir benar-benar marah karena yang dihina iu Abel yang masih kecil sehingga nangis pergi, Fathir kecewa karena Vitha tidak pernah mau perduli hal yang sebenarnya dan terus membela tante Natasya, Fathir terus pergi.  Di dalam rumah Tante Jessica pura-pura bersedih sehingga dihibur oleh Vitha, karena sebenarnya hanya salah paham, tapi tanpa sepengetahuan Vitha, tante Jessica tersenyum licik.





Di sekolah Guru Geografi akan mengadakan kunjungan ke kebun teh di puncak, semua ana-anak gembira, Ajeng tetap berpasangan dengan Yudha, Nakula dengan Bella, Angel gembira pasangan dengan Aldo, tapi Aldonya BT, sedangkan Marco dan Karina gembira bisa berpasangan, sedangkan Fathir dan Vitha kesal harus berpasangan, mereka berusaha tukar pasangan tapi tidak ada yang mau.
Saat malam hendak tidur Vitha sengaja memutar dering jam di setengah delapan supaya Angel bangun terlambat sehingga Vitha bisa tukar pasangan dan saat di sekolah, di saat semuanya sudah siap untuk berangkat, Vitha pura-pura panik karena Angel ditinggal, sementara itu Angel yang bangun terlambat terpaksa diantar oleh Mike, sampai sikat gigipun di atas sepeda motor, dan yang terjadi semburan airnya kena seseorang yang lagi jalan, Angel benar-benar panik karena terlambat.












Tara kesal karena bahasa Inggrisnya hanya dapat 60, sedangkan cita-citanya jadi astronot, Rangga menawarkan mengajarkan Tara bahasa Inggris, tapi Tara menolaknya, langsung pergi, Rangga tersenyum, sementara di puncak kebun teh semuanya bergembira, Vitha masih merasa bersalah sama angel, mencoba minta maaf tapi Angel masih saja tetap kesal, dan Aldo berbuat cerdik bisa langsung berpasangan dengan Bella karena saat pergi telah menukar nama pasangan, sehingga Nakula jadi uring-uringan sendiri, dengan keker memantau Aldo dan Bella.



Yudha si Pangeran Kodok ternyata takut sama Kodok, Ajeng jadi kesal juga sama Yudha. Marco mulai terpikat sama Karina, Nakula kesal karena disuruh-suruh sama Angel yang asyik telponan sama MIke, Vitha sama Fathir masih bertengkar. Sedangkan Rangga langsung melakukan gerakan belajar bahasa Inggris gratis, banyak yang daftar, akhirnya mau tidak mau Tara juga ikutan, dan dalam pelajaran Tara jadi kesal karena dapat tugas pidato, hal ini dilakukan Rangga supaya Tara akan lebih cepat bisa dari teman-teman lainnya. Sedangkan mendapat tugas masak supaya bisa mandiri, akhirnya Aldo dan Bella yang dapat tugas masak sebab kalah dalam humpimpah, tapi yang terjadi masakan jadi gosong semua, dan yang lain malah dapat hukuman karena mendayagunakan Aldo dan Bella untuk masak.
Dalam bersih-bersih kebun Karina yang cape bersihin, sementara Marco malah enak-enak saja, di saat melempar Marco yang kena justru sarang tawon, mereka dikejar tawon, dan Fahir dan Vitha malah rebutan ember sehingg airnya tumpah, yang terjadi Bella terpeleset yang membuat semua jatuh tertindih Bella.








Para cewek dan cowok kembali marahan, mereka jadi masing-masing membuat api unggun dan bakar jagung, hal ini membuat mereka jadi kesepian, saat itulah Yudha kembali menyanyikan lagu Hello, melemparkan kembang, akhirnya mereka mesra lagi.









Paginya Angel merasa sendiri, sebab Ajeng tentu saja sama Yudha, Vitha sama Fathir, Marco sama Karina sudah semakin dekat saja, sedangkan Aldo dan Nakula rebutan Bella, Angel menyendiri telpon-telponan sama Mike yang lagi naik motor, Angel gembira karena Mike akan menyusul, dan karena asyik telpon sambil naik motor, Mike tidak lihat ada motor lagi, Angel kaget mendengarnya, dan lebih kaget lagi ketika ada seseorang yang bicara mengatakan orang yang naik motor sambil telpon ini kecelakaan, Angel kaget, berteriak histeris.





Seluruhnya jadi kaget mendengar teriakan histeris Angel, semuanya kaget mendengar kabar dari Angel Mike kecelakaan, dalam histerisnya itu Angel menyalahkan Vitha yang menyebabkan Mike kecelakaan, Vitha jadi sangat bersedih, selagi semua sibuk dengan Angel, Vitha pergi mencari kendaraan, tapi bertemu dengan kuda, Vitha pikir ini bisa jadi alat untuk Angel pergi, dan yang terjadi Vitha tidak bisa mengendalikan kuda sehingga terjatuh... bersambung..

0 Saran dan Kritik:

Posting Komentar