Eps 133 - Ajeng-Yudha, Pasangan Tak Terpisahkan

   Kedatangan Tante Natasya sungguh membuat suasana jadi tegang, Rangga sendiri tidak mampu berkata-kata mendengar desakan Mamanya yang ingin tahu tentang pacarnya, tapi sungguh luar biasa si cewek bernama Tara yang masih kecil imut itu, langsung saja mendekati Tante Natasya, mencium tangan tante Natasya, dengan jujur mengatakan pacar Rangga dengan sebutan Hunny Bunny. Rangga salut banget sama Tara, sampai mereka saling mengacak-acak rambut, yang membuat seluruhnya tertawa.

Ajeng kuatir kalau Tante Natasya tidak setuju dengan hubungan Rangga bersama Tara, Yudha menyindir mungkin Ajeng cemburu, Ajeng langsung menjelaskan sama sekali tidak cemburu, sampai ajeng bersumpah, tidak cemburu karena sudah punya Pangeran Kodok yang keren, sebagai hadiahnya Yudha mencium pipi Ajeng, yang membuat Ajeng kegirangan.


Ajeng, Vitha, Angel, dan yang lainnya akan akan ikut kompetisi bergaya Harry Potter untuk mendapatkan gorden ticket premerier nonton film terbaru Harry Potter, pemenangnya akan mendapatkan hadiah original Harry Potter, Yudha jadi sebel juga sama Ajeng karena benernya ingin nonton berdua dengan Ajeng, dengan sudah payah ajeng merayu Yudha, begitu juga dengan Vitha yang merayu Fathir. Marco yang biasanya unya ide langsung saja akan membuat ide cemerlang.


Angel melacak siapa-siapa saja teman-teman Mike, hal ini membuat teman lainnya menasehati Angel, karena lebih Angel membuat Mike cemburu, dan Angel harus percaya sama Mike, ini membuat Mike cemburu dijalankan Angel, tapi seluruh apa yang Angel lakukan untuk membuat Mike cemburu gagal semua, ini membuat Angel jadi kesal. 


Rangga tidak mudah untuk dibohongi oleh Tara, dengan nyamar jadi saudara Tara, Rangga mendapatkan alamat Tara, ini membuat Tara tidak bisa lari lagi dari Rangga. Dalam kompetisi Harry Potter, ternyata ide Marco ikutan juga dalam kompetisi, ini membuat kelompok cewek jadi kesal, mereka akan bersaing untuk memenangkan ticket Harry Potter


Dalam memperebutkan ticket Harry Potter, pertandingan futsal, tadinya tim cowok yang dipimpin Marco, dengan mudah membobol gawang tim putri yang dipimpin Vitha, tapi tim cewek tidak kalah cerdik, dengan daya pikat mereka penuh dengan senyum dan cinta, mereka berhasil mengalahkan tim cowok, tapi yang menggembirakan ternyata ticket tersebut untuk dua orang, itu artinya mereka memang harus berpasangan, semuanya gembira, hanya tinggal Aldo yang diejek cemburu karena Bella akan sama Nakula, akhirnya Aldo sama Karina, dan Angel juga terpaksa dengan Marco.


Angel tadinya kasal dengan Mike karena tidak cemburu Angel nonton sama Mike, tapi cinta Mike memang punya cara tersendiri dalam cinta, semuanya udah tesimpan di dalam hati, ini membuat Angel sadar tentang artinya cinta. Rangga masih terus membuat Tara kesal, karena langsung menyuruh Tara bertemu dengannya dalam waktu 10 menit, kalau tidak dibawa ke kantor polisi. Ajeng, Vitha, Kaina, Angel, dan Bella memilih-milih pakaian Harry Potter, tapi begitu Vitha sama angel pulang, Om Sukmo tidak mengijinkan mereka pergi malam


Karina langsung mengatur rencana sama Bella untuk segera ke rumah Vitha sama Angel, di hadapan Om Sukmo Karina dan Bella memohon supaya mengijinkan Vitha dan Angel pergi, Om Sukmo tetap pada peraturannya, Vitha dan Angel yang mendengar itu jadi sangat sedih.


Yudha yang mengantar Ajeng pulang sudah ingin mencium Ajeng, tapi Yudha tersadar karena memcium bau yang tidak sedap, ternyata sudah satu hari rambut Ajeng tidak di kramas, Ajeng geli sendiri, Yudha mengejek, langsung saja Ajeng ngebantah, hanya sehari saja, tanpa mereka sadari guardian angel mengintip mereka. Di rumah Yudha Om Darma sedang melihat foto-foto Ajeng dan Yudha, sehingga tanpa disadari Yudha sudah berada di situ, tapi Om Darma tidak nampak terkejut ketika mendengar salam dari Yudha, foto-foto itu dimasukan ke amplop cklat lagi, Yudha jadi heran melihat papanya memandang aneh seperti itu, O Darma langsung pergi, Yudha bingung.


Di Cafe Ajeng terkejut ketika mendengar suara Om Darma tentang Ajeng dan Yudha harus terlihat putus terhadap tante Natasya, juga kalau Yudha Ajeng terlihat hendak putus, harus dibuat lebih mesra lagi, karena mereka pasangan tidak terpisahkan, hal ini tentu saja membuat Ajeng menjatuhkan nampan, Om Darma langsung menyuruh guardian angel pergi, Ajeng terkejut... bersambung....

Eps 132 - Pacar Bohongan Rangga

Rangga berhasil mendapatkan nama, sekolah dan alamat dari cewek yang bernama Bunga, cewek itu langsung kabur, Rangga seneng sekali.. ternyata dibalik musibah pasti ada hikmahnya, tapi Rangga tidak tahu kalau semua yang ditulis si cewek, palsu semua, si cewek telah membohongi Rangga.
Vitha dan Karina yang ingin membantu Bella langsung mendekati Aldo, dan langsung saja membaca mantra, tapi ternyata bukan Aldo yang kena mantra, tapi justru Nakula yang kena mantra, karena Aldo menggunakan iPod, Karina dan Vitha jadi terkejut melihat Nakula yang mencium tangan Bella dengan mesra gitu, sedangkan Aldo malah bingung.

Pangeran Pangeran Keren Band kembali tampil di cafenya Ajeng, tetap membawakan lagu Hello, penampilan mereka termasuk sukses, tapi Aldo ngerasa BT, karena selalu ada Bella, tapi yang terjadi membuat semua terkejut, Nakula bersama dengan Bella, Aldo kembali terkejut melihat Aldo dan Bella saling mencurahkan cintanya, sedangkan Ajeng, Vitha, Karina, dan Angel juga terkejut.

Fathir sama sekali tidak bisa menolak permintaan Vitha yang meminta lagu baru PPK Band, Vitha senang sekali karena Fathir akan memberikan lagu tersebut ke iPod Vitha, sedangkan Angel yang meminta Yudha untuk meng-hack account Fb dan twitter Mike, Yudha sama sekli tidak mau melakukan, bahkan menasehati Angel, saat itu Mike datang dan tidak menyangka Angel mau melakukan hal itu, Angel tetap keras kepala, Mike habis kesabarannya, ia langsung pergi, Angel yang tadinya berharap gertakannya berhasil jadi kesal, ditinggal Mike begitu saja.

Tante Natasya kesal karena HP Ajeng dimatikan, tapi ketika hendak pergi Yudha datang membawa hadiah, tante Natasya menerimanya dengan dingin, ketika hendak pergi Ajeng datang, langsung saja Ajeng minta tante Natasya membuka dulu hadiah dari Yudha, tante Natasya tidak bisa berkutik langsung membuka hadiah tersebut, Ajeng berteriak bagus sekali hadiah itu, Ajeng kemudian menjalankan taktiknya lagi, kalau tante Natasya tentu ingin buat kejutan dengan mencari tempat untuk date dengan Yudha, Yudha senang sekali, Tente Natasya benar-benar tidak berdaya dengan akal Ajeng. Ajeng berjalan pulang dengan sangat gembira.

Yudha dan tante Natasya main basket bersama, mereka sangat gembira, terlebih ketika lemparan bola tante Natasya masuk jaring, mereka berloncatan gembira seperti anak remaja. Sedangkan Vitha bertemu dengan temannya yang menjadi penyiar di radio, langsung saja minta temannya memutarkan lagu baru dari PPK Band. Rangga ternyata tidak bisa ditipu, berhasil menemui Bunga alias Sara di sekolah, karena dapat Kartu Pelajarnya, juga langsung nomor HPnya. Kalau Nakula tiba-tiba sangat baik sekali sama Bella, hal ini membuat Aldo jadi uring-uringan sendiri. Lain lagi dengan Angel yang pusing dan rindu sama Mike, tapi Angel keras kepala bener, biarpun Rindu tetap tidak akan telpon Mike, Mike sendiri yang melihat Angel sungguh sedih karena Angel keras kepala.

Ternyata apa yang dilakukan oleh Vitha membawa keributan, lagu yang belum selesai bener itu membuat heboh dan kemarahan pemilik Cafe, semuanya jadi ribut, Vitha akan bertanggung jawab atas perbuatannya, Angel membela Vitha begitu juga dengan yang lain. Di cafe lain Rangga membuat perjanjian kotrak jadi pacar bohongan selama 3 bulan, si cewek bernama Sara tadinya keberatan, tapi karena hendak dilaporkan ke Polisi, akhirnya tanda tangan juga.
Angel sudah tidak tahan untuk tidak bertemu dengan Mike, sangat rindu sekali, Mike datang, Angel minta maaf, Mike juga, mereka saling merindukan. Vitha benar-benar nekat, akan menunggu di tempat radio sampai PPK Band dijinkan tampil off air, ini membuat Fathir dan lainnya bertekat akan tampil di luar radio, untuk menunjukan, kalau PPK Band memang pantas tampil. Kejadian ini membuat semua bergembira.

Kegembiraan tersebut tiba-tiba dikejutkan dengan datangnya Rangga dengan Sara si cewek bohongan, Rangga juga terkejut karena seluruh temannya berada di cafe tersebut, sudah tidak bisa menghindar, Rangga lalu memperkenalkan cewek barunya, Karina heran sejak kapan Rangga punya pacar, kata-kata Rangga tentang pacarnya, di dengar oleh tante Natasya, Rangga terkejut dengan kedatangan Mamanya ... bersambung...

Eps 131 - Ajeng "Gue Gak Harus Putus Sama, Yudha.."

   
Ajeng dan Yudha melihat Guardian Angel, tapi saat hendak mengejar terhalang anak kecil dengan sepeda, setelah itu dapat hadangan dari Aldo, Nakula, dan Fathir, Yudha dan Ajeng ksal juga, tapi Nakula tidak setuju kalao Ajeng dan Yudha putus mereka akan berhadapan dengan para sahabat.

Ajeng dan Yudha sendiri tidak tahu apa yang akan mereka lakukan bila bertemu dengan Guardian Angel yang telah selalu menyatukan cinta mereka, dalam hati Ajeng dan Yudha tentu ingin mengucapkan terima kasih, sampai Ajeng memancing dengan coklat, tapi Ajeng ketiduran sehingga tidak sadar si Guardian Angel telah mengambil coklat pemberian Ajeng.

Angel bermimpi didatangi Polisi yang mengabarkan Mama dan Daddynya tewas dalam kecelakaan pesawat, Vitha menenangkan Angel, mereka lalu sama-sama sholat untuk kedua orang tua mereka, tapi alangkah terkejutnya mereka karena Om sukmo dan Tantte Jessica sebenarnya tidak pergi ke Australia, hanya honeymoon, mereka gembira, tapi ketika hanya ada satu baju pantai warna pink, bertengkar lagi.

Fathir dan lainnya bersyukur karena Om Sukmo dan Tante Jessica selamat, juga akan mengeluarkan lagu baru yang diciptakan Yudha khusus untuk Putri Keong, lagu indah mengalun (judul Hello, dari Sandy Thema), Ajeng tersenyum malu-malu, Tante Natasya datang ingin melihat perubahan pada Yudha setelah diputusi Ajeng, tapi langkah kagetnya Tante Natasya setelah melihat Ajeng dan Yudha semakin mesra, tante Natasya pergi dengan marah.

Tante Natasya menyuruh seseorang mengambil uang dari kas kassir, seluruh tindakan ini diketahui oleh Rangga, dan Rangga sangat marah sekali sama Mamanya, karena tidak mungkin memisahkan Ajeng dan Yudha, serta tidak mungkin cinta dipaksakan, Tante Natasya melakukan itu semua demi Rangga, dan rasa sayangnya sama Yudha hanya pura-pura saja, hal ini diketahui Ajeng. Ajeng bersyukur mengetahui kebenarannya, kalau tidak segala pengorbanan lebih sia-sia lagi.

Di sekolah Nakula dan Karina dapat hukuman karena menukar telor milik Angel, dan yang mendapat nilai tertinggi Ajeng dan Yudha sebagai pasangan yang bertanggung jawab, semuanya sepakat, karena Ajeng dan Yudha memang pasangan paling membuat semua iri, tidak terpisahkan, Rangga mendengar semua ini, Rangga bertekat untuk membuat Ajeng dan Yudha tetap bersama dengan punya pacar, karena biar bagaimanapun Ajeng cewek yang dicintai Rangga, dan Yudha adiknya.

Ajeng yang pulang sendirian ngerasa diikuti oleh Tante Natasya, langsung saja Ajeng buat SMS, Ajeng sama sekali tidak takut menghadapi Tante Natasya, semuanya dihadapi dengan santai dan polos, hal ini membuat tante Natasya semakin kesal saja, tapi sebelum kemarahan semakin menjadi seorang polisi datang, karena mobil tante Natasya berhenti di tempat di larang parkian dilarang stop, langsung saja kena tilang, tidak lama Yudha datang mengajak Mamanya pulang, Tante Natasya semakin kesal saja karena tahu Yudha datang di SMS sama Ajeng. Dan Ajeng tidak takut lagi sama tante Natasya, demi Pangeran Kodok tercintanya. 

Di cafe Bella yang sudah mati-matian buat puisi, diledek sama Aldo, langsung saja pergi, Bella jadi sakit hati dan nangis, Nakula dan Fathir ingin menghibur Bella, tapi Bella langsung saja pergi, sedangkan Vitha dan Karina akan menolong Bella, supaya Aldo jatuh hati, mereka langsung mencari di internet.

Angel sangat sangat cemburu dengan Mike, karena setiap janjian Mike selalu terlambat, dengan berbagai macam alasan, sedangkan Angel lihat banyak sekali yang nge-tag in foto-foto Mike, juga pesan-pesan di wall FB, banyak penuh rayuan gitu, Mike yang baru datang langsung saja ditanya macam-macam sama Angel, sampai Angel minta password FB Mike, Mike tidak mau ngasih tahu, Angel jadi marah dan bertambah curiga, dan langsung pergi. 
Di rumah Angel kesal sama Mike tidak sadar kalau Fathir ada di situ, begitu Angel sedang kesal sama Mike, Fathir mencoba membela Mike, tapi Angel tetap saja curiga sama Mike, akhirnya Fathir akan coba bantu Angel untuk bilang sama Mike, langsung saja Angel memeluk Fathir, saat itu Vitha datang, Fathir dan Angel jadi salah tingkah, Angel mencoba memberi alasan, lalu menyingkir pergi, Vitha langsung saja mencubit pipi Fathir, marah-marah, dan lebih marah karena Fathir membela Angel, Vitha terus pergi saja.
Fathir yang bertemu dengan Mike juga jadi bingung menghadapi cewek-cewek mereka, tapi kalau mereka tidak ada selalu dirindukan, kalau ada kadang membuat kesal juga.

Rangga yang lagi asyik nyetir sendiri tiba-tiba saja berteriak kesakitan karena kena kaleng minuman dari tendangan seorang cewek, untung saja Rangga mampu menguasai stir, langsung Rangga mengejar cewek itu yang kabur karena merasa bersalah, tapi sial Rangga justru kena tabrak motor.
Pelipis Rangga terluka, si cewek ingin langsung pergi, tapi ditahan oleh Rangga untuk bertanggung jawab, si cewek marah-marah dan akan membayar biaya pengobatan, tapi begitu tahu biayanya mahal sekali, si cewek jadi bingung, sehingga langsung saja menyerakan tas dan sepatunya, Rangga mengembalikannya, dan Rangga langsung saja mengatakan, untuk mengganti semua yang dilakukan si Cewek, harus jadi Ceweknya Rangga, si Cewek langsung saja kaget mendengarnya... bersambung....

Eps 130 - Angel-Vitha, Kucing-Tikus Dalam Satu Kandang

Angel sangat kuatir dengan Mike karena telponnya tidak diangkat-angkat, begitu saat telpon Kalisa, yang tidak tahu di mana Mike, rasa kuatirnya semakin kuat ketika Mike baru ribut sama Vino. 
Angel nekat ke sekolah Mike, BB-nya MIke ditemukan, nekat masuk ke ruang mandi, dan Angel hampir terpeleset air sabun, untuk saja Mike menangkapnya, tapi sial bagi Mike handuk yang melilit tubuhnya terlepas, Angel menjerit, semua yang datang juga ikut menjerit sambil menutup wajahnya.

Angel malu sekali sama Mike, karena kejadian di kamar mandi sekolah, tapi Mike sudah memaafkan Angel, dan juga terus menggoda Angel. Malamnya Angel dan Vitha kembali bertengkar karena tanpa sengaja gelas air minum Angel, tumpah di dalam toples telor Vitha, mereka ribut, dan Vitha yang menggunakan Hairdryer Angel, kini Angel yang marah sama Vitha.
Om Sukmo dan Tante Jessica yang mendengarkan dari balik pintu jadi bingung dengan kelakuan mereka yang terus bertengkar, sampai Om Sukmo mengusulkam backstreet dari kedua anak mereka, karena mereka seperti telah memelihara kucing dan tikus dalam satu kandang, usul tersebut diterima oleh Tante Jessica.
Om Sukmo dan Tante Jessica memberitahu Angel dan Vitha akan pergi bisnis ke Australia, biarpun tadinya Tante Jessica salah sebut ke Singapura, Vitha tadinya curiga, tapi Om Sukmo meyakinkan dari Singapura baru ke Australia. Dan dengan iming-iming hadiah Angel dan Vitha seakan akur-akur saja mereka saling peluk, tertawa gembira, tapi sesudah itu sebel lagi.
Angel dan Vitha kembali ribut karena Angel menuduh Vitha telah menukar telornya dengan telor yang sudah retak, sebenarnya telor tersebut adalah telor karina yang menukarnya yang sebelumnya juga ribut sama Nakula, para sahabat memisahkan mereka dengan sudah payah. 
Angel dan Vitha tidak ada yang mau minta maaf, mereka bersikeras karena tidak merasa bersalah, Ajeng, Yudha, Fathir, dan yang lainnya mencoba mendamaikan tetap saja tidak berhasil, mereka berperang sangat hebat, dan langsung pergi, para sahabat yang lain benar-benar bingung menghadapi keras kepala dan penuh ego dari Vitha dan Angel, Karina jadi sedih hati , gara-gara dia Vitha sama Angel sampai bertengkar.
Di rumah Angel dan Vitha ingin melanjutkan ribut mereka, tapi tiba-tiba mereka dikejutkan dengan berita di televisi tentang kecelakaan pesawat ke Australia dari Singapura, Vitha dan Angel jadi shock mendengar berita tersebut... bersambung...

Eps 129 - Ajeng dan Yudha, Acting Putus Bohongan

Yudha gembira mendapat kue coklat, lebih gembira lagi kue coklat itu dari Mamanya, namun untuk Om Darma, tidak percaya sebab sangat mengenal kelicikan Tante Natasya, tentu punya maksud jahat terhadap Yudha, ini membuat Om Darma sangat geram.
Kebahagiaan Yudha ingin dibagi bersama Ajeng, Ajeng yang tadinya tertawa-tawa karena Yudha lucu sekali baru pertama kali makan kue coklat, tapi terbatuk ketika tahu kue coklat itu dari Tante Natasya, beberapa kali Yudha memberikan Kue coklat untuk Ajeng, tanpa mereka sadari seseorang mengamati, begitu juga saat Ajeng pulang dengan sedih dan menelpon Tante Natasya, seseorang melihat kesedihan Ajeng.
Sementara Tante Natasya sudah bergembira hati, karena akan bisa membalas sakit hatinya terhadap Darma dengan membuat Yudha patah hati, tanpa disadari Rangga mendengarkan gumaman Tante Natasya, sementara itu Yudha yang ingin menyelinap pergi ketahuan sama Om Darma, Yudha merasa Papanya tidak perhatian kepadanya.
Yudha yang baru ke luar rumah bingung karena sudah dijemput dengan becak cinta, Ajeng juga merasakan hal yang sama, Yudha menyangka Ajeng yang melakukannya, sedangkan Ajeng juga kaget adanya becak cinta, dan menyangka Yudha yang merancang semuanya. 
Di tempat nge-date, suasananya sangat romantis sekali, api-api lilin mengambang di air, makanan, pemain biola, Ajeng yang sudah tidak sabar meminta pemain biola penyingkir dulu 5 menit, tapi begitu mau bicara tentang kata putus datang lagi pelayan dengan kue coklat cinta, yang memakannya akan punya cinta sejati, mereka saling potong, saling suap, pemain biola datang lagi, dan kembang api meluncur indah, tangan seseorang memberi uang kepada pemain biola dan pelayan. 
Saat pulang mereka di hadang dua orang untuk melakukan acting putus, langsung  Yudha dan Ajeng merasa ini kesempatan untuk mengatakan putus, mereka dengan penuh perasaan mencurahkan rasa cintanya tapi tidak bisa bersama-sama lagi, air mata jatuh di pipi mereka, seseorang yang selalu membayar pemain biola dan pelayan, kini juga membayar dua orang yang minta Ajeng dan Yudha untuk acting putus, kini seseorang tersebut membuat rekaman adegan Ajeng dan Yudha putus, setelah itu Tante Natasya menerima videonya, Tante Natasya gembira sekali menerimanya.
Paginya Ajeng berangkat sekolah dengan tidak semangat karena semalaman tidak tidur dan nangis terus, juga tidak sanggup bertemu Yudha yang tentu sedih, tapi begitu melihat bunga dan membaca surat di bunga, hatinya jadi gembira karena belum putus sama Yudha, itu hanya acting bohongan saja, Ajeng sangat gembira sekali, dan ketika mencium bunga... alergi Ajeng kumat... dia bersin..., begitu juga dengan Yudha yang tidak semangat, tapi begitu menerima coklat cinta, langsung gembira sekali.
Ajeng dan Yudha bertemu, sementara itu Rangga masih terus mengamat-ngamati gerak-gerik mereka, Ajeng dan Yudha seperti baru kenal saja, sikap mereka jadi kaku, hanya mata saja saling pandang, hati mereka terus bicara, Ajeng gembira sekali di balik punggung Yudha, begitu juga Yudha tersenyum-senyum di balik punggung Ajeng, Rangga yang melihat mereka juga tersenyum.

Eps 128 - Kemesraan Ajeng-Yudha, Inspirasi Sebuah Lagu

Rangga benar-benar pusing untuk buat lagu, pikirannya terus dipenuhi rasa cintanya sama Ajeng, hal ini membuat Rangga jadi mentok kreativitasnya untuk membuat lagu.
Rangga mencoba melihat kemesraan Ajeng dan Yudha, Rangga sadar mereka memang pasangan yang sangat serasi sekali di sekolah, akhirnya Rangga sadar cinta Ajeng dan Yudha, justru menjadi sumber inspirasinya membuat lagu, dari pada rasa cintanya sama Ajeng yang hanya seperti mimpi.
Mulailah bagaimana Rangga mendekatkan Ajeng dan Yudha, memberi Ajeng bunga seakan dari Yudha, lalu ke Yudha memberi saputangan seakan dari Ajeng, nampak Ajeng dan Yudha semakin mesra, Rangga terus mengamati gerak-gerik Ajeng-Yudha.


Eps 127 - Ajeng "Hati Kecil Gue Sakit, Yudha...!"

Ajeng tidak sanggup lagi melihat Yudha, mencoba menghindar, Vitha kesal karena Fathir menyerahkan penghargaan untuk Angel yang telah bekerja keras dalam Gala Dinner Amal, Vitha tidak kesal sekali, ia pergi dari depan panggung, Vino melihat ini tersenyum.
Ajeng kembali melihat Yudha, tapi ketika hendak mendekati Yudha, Tante Natasya datang berdiri di belakang Yudha, Ajeng jadi ragu mendekati Yudha, di telinga Ajeng terngiang-ngiangkan pertanyaan Tante Natasya, Yudha terkejut melihat kedatangannya Mamanya, Tante Natasya terus mmandangi Ajeng, akhirnya dengan berat hati Ajeng mengangguk, Tante Natasya tersenyum, lalu memeluk Yudha yang menjadi terkejut dapat pelukan yang selama ini dirindukan dari Mamanya, tapi kemudian kaget karena melihat Ajeng berjalan pergi.
Yudha kaget ketika Ajeng ngobrol sama Rangga, dan lebih kaget lagi ketika melihat Ajeng dan Rangga dance, begitu juga dengan Angel, Vitha, Fathir, Marco, Karina, Aldo, dan Nakula mereka keheranan melihat Ajeng dance sama Rangga, Yudha sudah dibakar cemburu, tapi ketika hendak mendekati mereka, Tante Natasya selalu menghambat Yudha untuk mendekati Ajeng dan Rangga, sampai akhirnya Yudha diajak dance, Yudha sudah tidak tahan lagi melihat Rangga dan Ajeng dance, Yudha langsun mendekati, tapi yang terjadi Rangga mengambil tangan Ajeng dan Yudha disatukan, Rangga lalu pergi, Ajeng langsung mengejar Rangga. Yudha sudah hendak mendekati Rangga dan Ajeng, tapi langkah mereka ditahan oleh Marco, Aldo, dan Nakula, Ajeng melakukan itu hanya untuk menahan Rangga supaya tidak pergi.
Ajeng minta Rangga dan Yudha bisa berdamai, karena Yudha hanya korban, dan Yudha tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari Mamanya, Rangga tersadar bila semua ini karena Mamanya memang lebih sayang sama dia daripada sama Yudha, Tante Natasya melihat ini, dan memang Tante Natasya akan berbuat apa saja untuk membahagiakan Rangga. 
Fathir yang hendak menyalami Tante Jessica, harus kecewa karena Tante Jessica tidak menanggapinya, Fathir merasa sampai kapanpun Tante Jessica tidak akan suka dengannya, sementara Vino yang datang disambut hangat oleh Tante Jessica, dan ketika Vitha datang, Tante Jessica langsung saja menjodohkan Vino sama Vitha, tentu hal ini membuat Vitha dan Vino terkejut, langsung menolak dan mengatakan sudah punya pacar, mereka saling memuji pacarnya, ini membuat Tante Jessica keheranan.
Marco yang seperti biasa dengan camera photonya sedang motret-motret, Angel menegur Marco, memeluk, tentu ini membuat Marco senang, Angel juga minta maaf karena menjauhi mereka, setelah itu datang Karina, Aldo, dan Nakula, mereka gembira karena telah berahabat lagi, mereka saling berpelukan dengan penuh gembira, Ajeng yang melihat ini juga ikut gembira, setelah itu Yudha datang minta maaf karena tidak bisa mengantar Ajeng pulang, Ajeng juga terlihat gembira karena Yudha akan mengantar Tante Natasya, sedangkan Ajeng akan bersama dengan Angel, saat itu Angel lewat yang langsung ditarik oleh Ajeng, dan Angel yang tidak mengerti apa-apa bingung, tapi pegangan tangan Ajeng memberi kode untuk meng-iya-kan apa yang dikatakan Ajeng. Yudha akhirnya pulang duluan.
Angel sedikit curiga ketika mengantar Ajeng pulang, biarpun di desak Ajeng tidak menceritakan hal yang sebenarnya, Ajeng berdalih, semua demi Yudha supaya bisa lebh dekat lagi sama Mamanya, karena selama ini itu yang sangat dirindukan Yudha, dan perhatian Yudha sudah terlalu dominan kepada Ajeng, akhirnya Angel mau percaya dengan apa yang dikatakan Ajeng. Sementara itu Vitha ingin Fathir minta maaf karena telah menyakiti hatinya, tapi Fathir tidak mau, karena apa yang dilakukan Fathir, demi rasa sayangnya sama Vitha, Fathir terus pergi, Vitha sedikit kesal dengan hal ini, tapi bagi Yudha malam yang membahagiakan, karena mengantar Mamanya pulang, dan Mamanya yang akan terus menyayanginya, itu seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.
Di sekolah Yudha kelihatan lebih dekat sama cewek-cewek lainnya, Ajeng muncul dan melambaikan tangan, Yudha sudah senang saja, tapi ternyata Ajeng menyapa Rangga yang baru datang, Yudha langsung saja jadi cemburu, karena Rangga yang telah membuat Ajeng begitu gembira, dan tidak memperdulikannya, tapi ketika hendak mendekati Rangga, langkah kakinya ditahan oleh Aldo dan Nakula, mereka protes sebab Boss Kodok seperti cowok jomblo saja, dan itu membuat peluang mereka mendekati cewek-cewek jadi tidak ada, dan bila itu terus dilakukan, Aldo dan Nakula sepakat tidak akan berteman lagi, Yudha jadi bingung menghadapi semua itu..."ternyata orang yang mau putus cinta itu lebih ribet ya.. dari pada orang yang mau jatuh cinta..." 
Sementara di sudut sekolah lainnya Fathir marah sama Vitha karena mengabaikan Rapat OSIS yang sangat penting, Vitha yang mencoba menjelaskan, tidak bisa diterima Fathir, Angel yang mendengar ini jadi bertanya-tanya..."sebenarnya anaknya Mama Jessica itu gue atau Vitha sih.... " Tante Jessica yang mendengar Vitha telpon sama Fathir jadi marah juga, hanya pacar saja sudah banyak ngatur, tapi Vitha masih membela Fathir, dan karena ingin cepat-cepat kesekolah, Tante Jessica tahu jalannya. 
Di sekolah semuanya lagi bingung tentang lagu apa yang akan menjadi andalan dalam album perdana PPK Band, saat itu Aldo melihat Rangga yang langsung saja dipanggil Aldo, dan Aldo minta tolong sama Rangga untuk membuatkan lagu, tapi Yudha marah dan tidak mau dibantu oleh Rangga, bahkan menantang Rangga untuk bersaing siapa diantara mereka yang akan sukses, Rangga menerima tantangan tersebut, teman-teman yang lain sebenarnya tidak setuju dengan cara Yudha.
Di sebuah taman sekolah Rangga sedang membuat lagu, Ajeng datang langsung mengambil buku untuk mencatat lagu, mereka kemudian nyanyi bareng, tanpa mereka sadari seorang dengan gelang misterius mengambil adegan Ajeng dan Rangga nyanyi, di  rumah Vitha kaget karena yang akan mengantar ke sekolah adalah Vino, Vino juga kaget karena Tante Jessica nelpon hanya untuk mengantar Vitha, mereka saling berdebat, Tante Jessica langsung menyerahkan urusan tersebut kepada Vitha dan Vino, akhirnya Vitha pasrah karena harus cepat sampai sekolah, tapi ketika sampai sekolah Vitha kaget karena sekolah sudah kosong, Vitha jadi panik, karena tentu akan dapat omelan dari Fathir.
Ajeng merasa heran karena anak-anak memperhatikannya, saat itu Karina datang dan menunjukkan video Ajeng dan Rangga lagi nyanyi, Ajeng sedikit terkejut melihatnya, sementara Fathir, Marco, Aldo, Nakula juga lagi nonton videonya Rangga sama Ajeng, Marco langsung saja menyalahkan Yudha yang sok nantangi Rangga, Yudha sangat geram melihat video tersebut, hatinya sangat panas, terlebih rasa cemburu yang membakarnya.
Rangga merasa tidak enak dengan beredarnya video mereka, beberapa kali Rangga minta maaf sama Ajeng, tapi Ajeng menenangkan Rangga, karena semua bukan salah Rangga, Ajeng bilang "... ini tentu kelakuannya gosip girl misterius itu.." tapi biarpun begitu Rangga tetap merasa tidak enak, saat itu datang Yudha yang langsung saja mengatakan Rangga sangat licik memanfaatkan Ajeng, Rangga juga marah dibilang licik, sebab apa yang terjadi bukan dia yang melakukan, Ajeng langsung saja membela Rangga, sebab itu semua memang Ajeng yang mau, Yudha kaget, dan karena dianggap punya suara pas-pasan, Ajeng juga marah sama Yudha untuk bisa menghargai orang lain, biarpun dalam hati kecil Ajeng, sangat sedih melakukan ini, tapi semua demi kebahagiaan Yudha dengan Mamanya.... bersambung....